KULINER KHAS KALIURANG JOGJA
JADAH, TEMPE, MBAH CARIK
Jika ke kaliurang, tak lengkap rasanya bila tak mencicipi jadah, tempe mbah carik. Heeemmm,,nyemm,,nyeeemm..
Usaha yang di rilis sejak tahun 1950 an ini berawal dari Alm Sastro Dinamo yang sering di kenal mbah carik. Ida Kurbiasih, salah seorang penerus usaha jadah, tempe mbah carik mulai menjelaskan, bahwa awalnya dulu tak ada yang menyukai, meskipun di produksi orang jawa asli.
Namun semuanya seolah berubah, ketika Sri Sultan IX tak sengaja mencicipi jadah mbah carik, Makanan yang bahan dasarnya ketan dan kelapa ini, ternyata membuat Sri sultan IX jatuh cinta dengan rasanya yang gurih dan agak lengket. Sejak saat itu Sri Sultan IX sering mengutus abdi dalemnya untuk membeli jadah mbah carik.
Dari situlah usaha ini mulai berkembang, lanjut Ida dengan antusiasnya. Usaha ini di teruskan oleh cucu mbah carik, yaitu Mbah Sudirman, namun karena usianya telah 76 tahun, Sehingga di lanjutkan oleh keturunannya yang lain, dan pastinya termasuk saya, tutur wanita yang ramah ini.
Harga yang di tawarkan sangat terjangklau, hanya 18000 untuk paket A, yang berisi jadah, tempe, dan tahu 30 buah. Usaha ini kini telah memiliki banyak cabang, di antaranya di telaga putri, regolan, dan jalan Astamulyana Kaliurang 76.
“ Kunjungi dan buktikan sendiri rasanya, karena banyak yang bilang kalau jadah dan tenpe mbah carik ngangenin”, tegas Ida Kurniasih dengan senyum ramahnya.
( Kharisma Ayu )

yub, kota jogja mang penuh pesona, ampek smua pd k Jogja.. hehe
By : kharisma
sekali mencoba di jamin ketagian dah..hehe