Gudeg Wiwik, Bermula dari Kerjasama

20 10 2009

Penulis                        :

kharisma Ayu          ( 153 070 115 )

Pewawancara           :

  1. Kharisma Ayu
  2. Lestrya Ramadhani  ( 153 070 106 )
  3. Ikhsan Hikmawan (153070334)

Gudeg Wiwik, Bermula dari Kerjasama

DSC01533

Akhir tahun ini usaha keluarga Wiwik (46) di jalan wijilan ,Yogyakarta sudah genap berumur sepuluh tahun meskipun perjalanan bisnis Wiwik sendiri lebih dari 15 tahun.

Ia mengaku harus merangkak dan tertarik menjalani roda usahanya, mulai dari bekerja sema dengan  rumah makan gudeg milik kakanya sejak pertengahan tahun 1990-an. “Lambat laut saya berfikir, apa mau seperti ini terus. Saya akhirnya memutuskan untuk berhenti dari kerjasama kaka saya dan membuka usaha sendiri di rumah”, tutur Wiwik. Itulah awal berdirinya warung Gudeg Wiwik.

Tinggal tepat di jalan wijilan, jalum menuju keraton menjadikan keluarga ini lebih mudah melaksanakan niat. Mereka mengambil bagian muka rumah tinggal mereka untuk dijadikan warung.

Pilihan nasi gudeg semata-mata karena pertimbangan kekhasan daerah Jogja. Pada akhirnya mereka juga tetap mempertahankan nasi gudeg yang merupakan sejarah perjalanan keluarga di bisnis mereka saat ini.

Wiwik mengaku tidak perlu waktu lama untuk menyatu dengan profesi sebagai peracik Gudeg. Alasannya jelas, sebagai makanan khas Jogjakarta, Wiwik sudah bisa membuatnya sebagai santapan keluarga di rumah.

Pelanggan gudeg wiwik, berasal dari kalangan masyarakat biasa sampai artis ibu kota. “Artis Krisna Mukti, tiap kali dia ke Jogja selalu menyantap gudeg buatan saya”,kata Wiwik .

“Pokoknya datang dan nikmati sendiri gudeg istri saya”, tegas Nano(50). Suami Wiwik.


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: